Penguatan Atas Kesadaran & Kepedulian Terhadap Pencegahan Wabah Covid-19

 (TEMA I) 

KKL DR 2020 IAIN Padangsidimpuan


Day 1

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat adalah membersihkan masjid. Dan Salah satu indikasi Muslim yang beriman dengan baik, yaitu mampu menciptakan kondisi masjid yang bersih dan nyaman. Tidak membiarkan masjid menjadi tempat yang kotor. Secara kasat mata, membersihkan masjid adalah kegiatan yang biasa-biasa saja. Bahkan, membersihkan masjid oleh sebagian orang dianggap sepele dan tidak memiliki makna ibadah.
Akan tetapi, jangan lupakan perhatian dan balasan dari Allah bagi yang melakukannya. Ganjaran yang tak terhingga besarnya dari Allah akan diterima. Sabda Rasulullah, Barang siapa yang mengeluarkan kotoran dari masjid, maka Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga. (HR Ibnu Majah). Sungguh, balasan yang sangat pantas dan layak didapatkan.
Membersihkan masjid merupakan upaya untuk mencegah penyebaran virus covid-19 saat ini. Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK) mengatakan, penyebaran virus itu paling banyak terjadi di tempat-tempat keramaian, seperti sekolah, mal, mushalla, dan masjid. Karena itu, JK mendorong umat selalu menjaga kebersihan masjid.
"Tugas DMI mendorong masyarakat menjaga kebersihan, khususnya di masjid. Kita pakai karbol dan untuk karpet kita pakai disinfektan," ujarnya di Masjid Jami' Al Munawwar, Jakarta Selatan, Jumat (13/3).

https://www.instagram.com/p/CCrNb3YAd3e/?utm_source=ig_web_copy_link

https://youtu.be/dh9bYjjBqxo

Day 2

“Membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir ini penting dilakukan. Ini yang akan jadi kunci untuk membunuh, merusak, dan mematikan virus yang mencemari tangan kita,” kata Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (7/5).
Bagaimana mencuci tangan yang benar? Yang pertama dan wajib adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Pastikan juga Anda mencuci tangan minimal 20 detik. Anda juga dilarang menyentuh hidung, mulut, dan mata sebelum mencuci tangan.
Mari selalu jaga kesehatan!
Mari selalu jaga kebersihan!
Mari selalu rajin cuci tangan!
Mari bersama-sama putus rantai penularan Covid-19!!!

https://www.instagram.com/p/CCtWM8pAs9J/?utm_source=ig_web_copy_link

Day 6

Virus corona dapat menular melalui percikan dahak atau air liur saat penderita covid-19 batuk atau bersin. Untuk mengurangi risiko penularan virus, orang yang sedang batuk atau bersin disarankan memakai masker guna menahan percikan cairan tubuh tersebut.
Walau disebut kurang efektif dibandingkan jenis masker lain, bukan berarti masker kain tidak layak digunakan sama sekali. Karena keterbatasan jumlah masker yang ideal untuk mencegah virus Corona, masker kain pun bisa dijadikan pilihan terakhir untuk melindungi Anda dari paparan virus Corona.
Hal ini dianggap lebih baik daripada tidak mengenakan masker sama sekali ketika Anda batuk dan bersin atau ketika Anda berdekatan dengan orang lain yang mungkin sudah terinfeksi virus Corona.
Oleh karena itu saya berbagi tutorial pembuatan masker sederhana dengan alat dan bahan yang mudah dijumpai, yaitu:
1. Kain
2. Karet kain
3. Benang
4. Jarum
5. Gunting
Semoga bermanfaat !
Jangan lupa selalu memakai masker ketika bepergian atau beraktifitas diluar rumah.

https://www.instagram.com/p/CDJsolGANcO/?utm_source=ig_web_copy_link

https://youtu.be/VW-MQHU07rM

Day 7

Memutus rantai penularan Covid-19 adalah bentuk kesadaran yang harus dimiliki setiap individu untuk mengembalikan keadaan bumi seperti biasa. Salah satu yang harus dilakukan dalam pencegahan dan pemutusan rantai penularan Covid-19 dalam perspektif islam adalah Isolasi atau tidak melakukan aktifitas diluar rumah juga dianjurkan untuk mengatasi atau memutus penyebaran wabah virus tersebut sebagaimana dalam hadits,

إذا سمعتم بالطاعون بأرض فلا تدخلوها، و إذا وقع بأرض و أنتم بها فلا تخرجوا منها

“Jika kalian mendengar wabah penyakit malanda suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Dan jika kalian ada didalam negeri itu, maka jangan keluar untuk lari daripadanya.” (HR. Bukhori).

Terkait dengan Covid-19 dan Islam, Ibn Qayyim pun mengajarkan kita untuk menghindari potensi apapun yang bisa membuat seseorang terinfeksi wabah tersebut, senantiasa menjaga kesehatan dengan baik sebagai modal hidup di dunia dan akhirat, menghindari menghirup udara yang telah tercemar kuman penyakit virus tersebut, menjaga jarak dengan seseorang yang terinfeksi atau menerapkan (social distancing), berfikir positif, bertawakkal kepada Allah, berhati-hati, melakukan pencegahan, memperbanyak mengingat Allah dengan  ibadah serta pengetahuan. 

https://www.instagram.com/p/CDKhSOrAI5v/?utm_source=ig_web_copy_link

Day 10

Menjaga kesehatan bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana, yaitu rajin cuci tangan. Kebiasaan baik ini bisa menjadi cara yang efektif untuk melindungi anak dari berbagai penyakit global masa ini.
Mencuci tangan secara teratur mampu mencegah bakteri, virus, dan parasit yang ada di tangan masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi.
Anak-anak memiliki sistem imun yang masih berkembang, sehingga daya tahan tubuhnya belum sekuat orang dewasa dan lebih rentan sakit. Oleh karena itu, perlu mengajari anak-anak bagaimana cara mencuci tangan yang benar agar terhindar dari penyakit supaya tidak gampang sakit dan tumbuh kembangnya tidak terganggu.
Oleh karena itu, ajari dan ingatkan anak-anak untuk mencuci tangan dengan benar setidaknya selama 20 detik dengan sabun dan air mengalir. Gunakan sabun berbahan lembut yang aman untuk anak-anak. Setelah selesai, segera keringkan tangannya dengan handuk bersih atau tisu.

https://www.instagram.com/p/CDZMpMzg5AM/?utm_source=ig_web_copy_link

Day 11

Pada kesempatan kali ini, saya menjelaskan tentang apa itu covid-19 dan apa yang harus dilakukan untuk mencegah penularan covid-19 kepada anak-anak didik yang saya ajar, untuk mengisi kebosanan mereka karena always stay home pada masa pandemi global ini. Disamping itu, sebagian besar anak-anak sangat suka menggambar, maka saya mengajak mereka untuk menggambar poster berkenaan tentang covid-19 sebagai penghilang rasa jenuh mereka.

https://www.instagram.com/p/CDZObICAaa9/?utm_source=ig_web_copy_link

Day 12

Kegiatan minggu pagi yaitu menerapkan hidup sehat dengan mengajak anak-anak melakukan senam kebugaran jasmani untuk meningkatkan kesehatan tubuh di masa new normal ini.Senam ini merupakan salah satu langkah atau upaya pencegahan penyakit atau virus.

https://www.instagram.com/p/CDZOw6CgaXe/?utm_source=ig_web_copy_link

Day 13

Dalam pandemi  COVID-19, APD sangat dibutuhkan. Alat Pelindung Diri (APD), salah satunya adalah masker, sarung tangan, kaca mata pengaman, baju pelapis serta pelindung wajah.
Pelindung wajah sendiri banyak dibutuhkan. Face shield atau pelindung wajah berfungsi agar wajah penggunanya, tidak terkena cipratan liur lawan bicara ketika berbincang.
Kali ini saya akan berbagi tutorial membuat face Shield (pelindung wajah) sederhana dengan alat dan bahan, yaitu:
1. Plastik mika/jilid
2. Double tip
3. Kain flanel
4. Double tip
5. Karet kain
Semoga bermanfaat!

https://www.instagram.com/p/CDjnIKyg9Qy/?utm_source=ig_web_copy_link

https://youtu.be/dRZbUH-_3hw

Day 15

Banyak cara yang dapat dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 yang kini tengah mewabah di Indonesia. Misalnya, dengan menjaga daya tahan tubuh serta kebersihan diri dan lingkungan.
Selain mencuci tangan dengan sabun dan handsanitizer ternyata penggunaan disinfektan juga diperlukan. Hal ini bertujuan untuk membunuh berbagai jenis virus dan bakteri di sekitar kita.
Disinfektan adalah cairan pembersih yang umumnya dibuat dari hidrogen peroksida, creosote, atau alkohol yang bertujuan untuk membunuh bakteri, virus, kuman, dan mikroorganisme berbahaya lainnya yang terdapat pada ruangan atau permukaan benda mati.
Disinfektan biasanya digunakan untuk membersihkan permukaan benda-benda yang paling sering disentuh orang banyak. Contohnya, gagang pintu, meja, kursi, keran wastafel, lemari, dan lain-lain.
Berikut tutorial membuat disenfektan rumahan!
Yuk tonton sampai habis😊

https://www.instagram.com/p/CDrPS2eJhi7/?utm_source=ig_web_copy_link

https://youtu.be/zUkzD1fg91Q

Day 19

Ingat!!!
Batuk juga harus memiliki etika loh, gak boleh batuk sembarang.
Apa aja sih etika batuk?
Etika batuk antara lain:
1. Jangan batuk sembarangan
2. Tutup hidung & mulut menggunakan siku tangan
3. Gunakan tisu ketika batuk dan langsung dibuang
4. Gunakan masker
Simaklah cara-cara di atas dengan baik, jangan anggap remeh ketika batuk meski ringan, karena batuk sangat mungkin menular pada orang lain.
Yuk bersama-sama putus rantai penularan Covid-19!

https://www.instagram.com/p/CDrTeCKJ0EI/?utm_source=ig_web_copy_link

Day 20

Apa aja sih etika bepergian di era new normal demi terputusnya rantai penularan Covid-19?
Yuk simak videonya!

https://www.instagram.com/p/CDtyCj_pGtE/?utm_source=ig_web_copy_link

Day 24

Menjaga kebersihan sangatah penting, salah satunya kebersihan lingkungan masyarakat!
Menjelang 17 agustus maka masyarakat melaksanakan jum'at bersih bergotong royong agar lingkungan tampak indah, bersih, rapi, & nyaman serta terhindar dari penyakit salah satunya wabah yang lagi mendunia ini. Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

https://www.instagram.com/p/CDvCSC0A52U/?utm_source=ig_web_copy_link



Komentar

Postingan populer dari blog ini

pedoman serta cara berkatvitas di new normal

relasi kegamaan dan kesehatan (sains)